Monday, December 20, 2010
Wow, Anjing Jerman Ini Melahirkan 17 Anak
BERLIN - Seekor anjing di Jerman melahirkan 17 anak sekaligus. Sang Induk pun keletihan setelah menyusui seluruh anaknya.
Ribuan Anak Memilih Hidup di Jalanan
JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah belum menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak Indonesia. Ribuan anak terpaksa lari dari rumah dan hidup di jalanan karena mengalami kekerasan fisik hingga seksual.
Setiap hari pada kurun waktu 2010 Komisi Nasional Perlindungan Anak menerima laporan aduan kasus kekerasan seksual. Sebagian besar korban adalah anak perempuan rentang usia 6 hingga 15 tahun. "Terselip satu kasus di mana korbannya masih berumur di bawah 1 tahun," kata Sekretaris Jenderal Komnas PA Samsul Ridwan di Jakarta, Selasa (21/12/2010).
Karena tidak kuat diperlakukan secara kasar di rumah, banyak anak memilih kabur kemudian tinggal di jalanan. Dari pendataan nasional tahun 2010 terhadap 240.000 anak jalanan di 12 kota besar di Indonesia, kira-kira 5-7 persen (12.000-16.800 anak) mengaku lari dari rumah karena kekerasan dalam rumah tangga.
Data International Labour Organization (ILO) tahun 2010 memperlihatkan angka yang mencengangkan. Lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menangani isu perburuhan telah menemukan sekitar 8 juta pekerja di Indonesia yang usianya di bawah 15 tahun.
"Mereka justru kerja di sektor terlarang bagi seorang anak, seperti industri perikanan (sebagai penjaga jermal atau usaha tangkap ikan di lepas pantai), pertambangan, konstruksi, transportasi, dan industri kimia," tutur Samsul.
Setiap hari pada kurun waktu 2010 Komisi Nasional Perlindungan Anak menerima laporan aduan kasus kekerasan seksual. Sebagian besar korban adalah anak perempuan rentang usia 6 hingga 15 tahun. "Terselip satu kasus di mana korbannya masih berumur di bawah 1 tahun," kata Sekretaris Jenderal Komnas PA Samsul Ridwan di Jakarta, Selasa (21/12/2010).
Karena tidak kuat diperlakukan secara kasar di rumah, banyak anak memilih kabur kemudian tinggal di jalanan. Dari pendataan nasional tahun 2010 terhadap 240.000 anak jalanan di 12 kota besar di Indonesia, kira-kira 5-7 persen (12.000-16.800 anak) mengaku lari dari rumah karena kekerasan dalam rumah tangga.
Data International Labour Organization (ILO) tahun 2010 memperlihatkan angka yang mencengangkan. Lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menangani isu perburuhan telah menemukan sekitar 8 juta pekerja di Indonesia yang usianya di bawah 15 tahun.
"Mereka justru kerja di sektor terlarang bagi seorang anak, seperti industri perikanan (sebagai penjaga jermal atau usaha tangkap ikan di lepas pantai), pertambangan, konstruksi, transportasi, dan industri kimia," tutur Samsul.
Monday, November 22, 2010
ENGGAN BERJILBAB DENGAN ALASAN BELUM DAPAT HIDAYAH?
ENGGAN BERJILBAB DENGAN ALASAN BELUM DAPAT HIDAYAH?
by Sholat Tahajud by Qiyamul lail on Sunday, November 21, 2010 at 8:26pm
Jika jawabannya: "Aku tahu."
Maka jawablah dua pertanyaan ini:
1. Apakah engkau ingin mengatakan bahwa dirimu telah melihat ke dalam kitab yang tersembunyi (al-Lauhul Mahfuzh)? Bahwa dirimu telah ditulis sebagai orang yang belum atau tidak mendapatkan hidayah, dan dirimu telah tertulis sebagai orang yang celaka dan bakal masuk neraka?
2. Apakah engkau ingin mengatakan bahwa dirimu telah diberitahu oleh orang lain atau makhluk lain? Bahwa dirimu tidak termasuk wanita yang mendapatkan hidayah?
Jika kedua pertanyaan tersebut tidak mampu kau jawab, bagaimana engkau bisa mengetahui bahwa Allah belum memberimu hidayah?
Duhai saudariku muslimah...
Pernahkah engkau mencoba untuk MENCATAT, berapa banyak dosa yang kau lakukan dengan "hati yang ringan" dalam setiap harinya hanya dengan SATU perintah Allah yang ENGGAN kau taati?
Siapkanlah alat tulismu dan cobalah kau catat mulai hari ini:
1. Ketika keluar rumah tanpa berjilbab, maka pada hakikatnya dirimu telah berbuat maksiat karena memperlihatkan aurat. Ada berapa orang yang bukan mahram yang lewat di depan rumahmu dan melihat dirimu "memamerkan" aurat? Catat...
2. Ketika berada di jalan menuju ke pasar atau kemana pun tujuanmu, ada berapa banyakkah orang yang bukan mahram yang melihat dirimu "memamerkan" aurat? Catat...
3. Ketika berada di tempat tujuan, tempat kerja atau apapun tempat yang kau tuju, ada berapa banyakkah orang yang bukan mahram melihatmu "memamerkan" aurat? Catat....
4. Demikian pula ketika menuju pulang ke rumahmu, ada berapa banyakkah orang yang melihat dirimu "memamerkan" aurat? Catat...
Maka cobalah kau jumlah, terhadap berapa banyak orangkah dirimu "mempertontonkan" aurat dalam sehari ini?
Lalu cobalah engkau membaca firman Allah Ta'ala berikut ini:
وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
"Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula." (Az Zalzalah: 8)
Siapakah di antara teman-temanmu atau keluargamu yang dapat membelamu ketika dirimu sudah terbujur kaku di dalam kuburmu?
Engkau menambah dosa dengan dosa, lalu dirimu mengharap tingkatan-tingkatan surga dan kemenangan seorang ahli ibadah. Apakah kau lupakan Rabb-mu saat Dia mengeluarkan Adam dari Surga menuju dunia hanya karena disebabkan satu dosa..??
Ketahuilah wahai saudariku....
Hidayah (petunjuk) ada dua macam, yaitu hidayatut taufiq dan hidayatul irsyad.
1. Hidayatut Taufiq
Semata-mata datangnya dari Allah. Sebagaimana yang dimaksud dalam firman-Nya:
إِنَّكَ لا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang YANG MAU menerima petunjuk." (Al-Qashash: 56)
2. Hidayatul Irsyad
Ini dimiliki oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan setiap orang yang berdakwah ilallah, yang mengajak orang lain menuju kebaikan. Sebagaimana dalam firman-Nya:
…وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
"…Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus." (Asy Syura: 52).
Jenis hidayah yang ke dua ini (hidayatul irsyad), dimiliki oleh setiap orang yang berdakwah ilallah, karena orang yang berdakwah ilallah hanya memberikan sebuah KUNCI menuju jalan yang benar dan lurus kepada orang lain.
Adapun akhir perkaranya, semua kembali kepada Allah. Sehingga, pada akhirnya Allah-lah saja yang menentukan seseorang mendapatkan hidayah dari-Nya (hidayatut taufiq), ataukah tidak.
[Lihat kitab al Qaulul Mufid ‘ala Kitab at Tauhid (1/348-349)]
Maka yang menjadi masalah adalah, apakah seseorang yang sudah melihat datangnya hidayah mau menerima hidayah (petunjuk) tersebut ataukah dia LEBIH SENANG BERPALING menjauhi hidayah tersebut, lalu mengatakan, "Belum mendapat hidayah." (?!)
Orang-orang yang telah "melihat" datangnya hidayah tetapi TIDAK MAU mengikutinya, maka pada hakikatnya adalah orang-orang yang LEBIH MENYUKAI kesesatan daripada hidayah (petunjuk).
Hal ini telah digambarkan oleh Allah Ta'ala sebagaimana dalam firman-Nya:
وَأَمَّا ثَمُودُ فَهَدَيْنَاهُمْ فَاسْتَحَبُّوا الْعَمَى عَلَى الْهُدَى
"Dan adapun kaum Tsamud maka mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai buta (kesesatan) dari petunjuk itu.." (Al Fushshilat: 17)
Allah Ta'ala berfirman:
وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
"Dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksaan-Nya." (Al-Baqarah: 196)
Allah Ta’ala berfirman:
فَإِنْ لَمْ يَسْتَجِيبُوا لَكَ فَاعْلَمْ أَنَّمَا يَتَّبِعُونَ أَهْوَاءَهُمْ وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنَ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِنَ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
“Maka apabila mereka tidak memenuhi seruanmu (wahai Muhammad), ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka itu hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka. Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya tanpa petunjuk dari Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan memberikan petunjuk kepada kaum yang zhalim.” (Al-Qashash: 50).
Allah Ta'ala berfirman:
وَاللَّهُ يُرِيدُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْكُمْ وَيُرِيدُ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الشَّهَوَاتِ أَنْ تَمِيلُوا مَيْلا عَظِيمًا
"Dan Allah hendak menerima tobatmu, sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran)." (An Nisaa': 27)
Semoga bermanfaat.....
Friday, November 19, 2010
Ada 2 Wasiat dari Allah untuk manusia
1. Wasiat Khusus
Yaitu wasiat Allah yang disampaikan buat anak-anak Ibrahim melalui Nabi Ibrahim A.S.
Sebagaimana firman Allah:
"Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam." (QS. 2 : 132)
2. Wasiat Umum
Yaitu wasiat Allah untuk seluruh orang beriman, sebagaimana Firman Allah:
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam." (QS. 3 : 102)
Dalam 2 wasiat tersebut, Allah mewasiatkan agar kita jangan mati kecuali dalam memeluk agama Islam. Ayat-ayat ini juga bisa menjawab syubhat yang didengung-dengungkan oleh Kaum Liberal yang menyatakan semua agama sama. Kalo memang sama, kenapa Allah hanya menyuruh kita untuk memeluk agama Islam???
Berikut saya sampaikan 11 Keistimewaan Islam agar kita lebih yakin memeluk agama ini, dan tidak menjual aqidah kita hanya untuk mendapatkan nikmat dunia belaka. Naudzubillahi min dzalik.
1. Lafadz Islam diberikan langsung oleh Allah SWT.
Allah berfirman: "Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam..." (QS. 3 : 19). Hal ini berbeda dengan agama lain yang namanya berdasarkan nama orang, nama tempat, dan nama-nama lainnya yang berhubungan dengan agama itu. Misal Nasrani yang diambil dari nama tempat yaitu Nazareth, Budha berasal dari nama Sidharta Gautama Budha, dan lain sebagainya.
2. Islam menghapus seluruh dosa dan kesalahan bagi orang kafir yang masuk Islam.
Hal ini berdasarkan Firman Allah:
"Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu : "Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi, sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah tenhadap) orang-orang dahulu ." (QS. 8 : 38)
3. Islam menjadi sebab terhindar seseorang dari api neraka.
Rasulullah bersabda, "Tidak akan masuk Neraka barang siapa dalam hatinya ada iman walaupun seberat biji sawi." (HR. Muslim).
4. Islam adalah agama dalil.
Pada waktu jaman Rasulullah SAW masih hidup, setiap permasalahan selalu menunggu dalil atau wahyu dari Allah SWT. Islam bukan agama opini, dalam menafsirkan Al-Quran, kita diharuskan menafsirkan berdasarkan pemahaman para Sahabat yang langsung didapat dari Rasulullah SAW.
Diriwayatkan pula dari Jundab, dia berkata, Rasulullah bersabda, "Siapa saja yang berbicara mengenai Al Qur'an dengan pendapatnya sendiri kemudian benar maka ia tetap dianggap salah" (HR Abu Dawud, HR At Tirmidzi)
Apapun yang disampaikan oleh Rasulullah SAW pasti berdasarkan wahyu, karena Allah berfirman:
"Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya." (QS. 69 : 44-46)
5. Islam menghapus agama samawi yang lainnya.
Allah berfirman:
"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (QS. 3 : 85)
6. Hukum Islam berlaku untuk semua lapisan umat.
Ada kisah wanita yang termasuk kaum berada yang mencuri yang tetap mendapat hukuman potong tangan.
Hadis yang diriwayatkan oleh penyusun hadis termasyhur yaitu Muslim, adalah sebagai berikut:
“Bersumber dari Aisyah isteri Nabi Saw, sesungguhnya orang-orang Quraisy dibingungkan oleh masalah seorang wanita Makhzumiyah yang kedapatan mencuri, sekalipun ia mengingkarinya. Mereka memperbincangkan, siapakah yang berani menyampaikan masalah ini kepada Rasulullah.
Dengan serentak mereka mengusulkan, ‘Tidak ada yang berani melakukan itu kecuali Usamah, orang yang dikasihi Rasulullah.’ Maka dibawalah wanita tersebut menghadap Baginda Rasul.
Mendengar permintaan pengecualian hukuman atas wanita itu, wajah Rasulullah berubah memerah. Beliau bersabda, ‘Jadi kamu ingin memintakan syafa’at terhadap salah satu hukum Allah?’ Usamah bin Zaid menjawab, “Maafkan aku wahai Rasulullah’.
Satu sore Rasulullah berdiri dan berpidato. Setelah memanjatkan puja puji kepada Allah sebagaimana mestinya, beliau kemudian bersabda, ‘Syahdan. Sesungguhnya yang membuat binasa orang-orang sebelum kamu ialah, manakala di antara mereka ada orang mulia yang mencuri, mereka membiarkannya saja. Tetapi jika orang lemah yang mencuri, maka segera dihukum. Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggamanNya, sesungguhnya aku apabila mendapati kenyataan Fatimah puteri Muhammad mencuri, maka akan aku potong tangannya’.Kemudian Rasulullah Saw tetap memerintahkan untuk memotong tangan wanita yang mencuri tersebut.
Yunus, ibnu Syihab, Urwah dan Aisyah berkata, ‘Setelah peristiwa itu wanita tadi lalu bertaubat dengan baik dan menikah. Satu hari dia datang menemuiku untuk minta tolong mengajukan hajat permintaannya kepada Rasulullah, dan aku penuhi permintaannya tersebut.’ “
7. Dalam Islam, orang yang khilaf atau lupa tidak dihukum.
Allah berfirman:
"...Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. 33 : 5)
8. Islam membahas semua urusan / perkara baik duniawi maupun ukhrowi.
Seluruh urusan dibahas oleh Islam secara detail. Bahkan urusan, maaf, buang air kecil pun juga di atur.
Pernah kaum musyrikin berkata kepada Salman Al Farisi radliallahu anhu: “Nabi kalian telah mengajarkan kepada kalian segala sesuatu sampai pun perkara adab buang hajat”. Salman menjawab: “Ya, beliau mengajarkan kami adab buang hajat”. (HR. Muslim no. 262)
9. Islam saja agama yang sempurna
Allah berfirman:
"... Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu..." (QS. 5 : 3)
10. Islam menghendaki kemudahan dan sesuai dengan kemampuan.
Allah berfirman:
"...Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu..." (QS. 2 : 185)
11. Islam untuk semua umat.
Allah berfirman:
"Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam." (QS. 21 : 107)
Hadits shahih Muslim :
Dari Jabir bin Abdullah Al-Anshari radiyallahu’anh, ia berkata: Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam bersabda: “Aku diberi lima perkara yang tidak pernah diberikan kepada seorang nabi sebelumku. Semua nabi sebelumku diutus hanya kepada kaumnya, sedangkan aku diutus kepada semua manusia yang berkulit merah dan hitam. Dihalalkan bagiku harta rampasan perang yang tidak pernah dihalalkan kepada seorang pun sebelumku. Bumi diciptakan untukku dalam keadaan suci menyucikan dan sebagai mesjid. Barang siapa yang menemui waktu salat, maka salatlah di tempat ia berada. Aku diberi kemenangan dengan membuat takut musuh selama jarak perjalanan satu bulan. Dan aku juga diberi syafaat.“
Wallahu' alam bishawab.
Yaitu wasiat Allah yang disampaikan buat anak-anak Ibrahim melalui Nabi Ibrahim A.S.
Sebagaimana firman Allah:
"Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam." (QS. 2 : 132)
2. Wasiat Umum
Yaitu wasiat Allah untuk seluruh orang beriman, sebagaimana Firman Allah:
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam." (QS. 3 : 102)
Dalam 2 wasiat tersebut, Allah mewasiatkan agar kita jangan mati kecuali dalam memeluk agama Islam. Ayat-ayat ini juga bisa menjawab syubhat yang didengung-dengungkan oleh Kaum Liberal yang menyatakan semua agama sama. Kalo memang sama, kenapa Allah hanya menyuruh kita untuk memeluk agama Islam???
Berikut saya sampaikan 11 Keistimewaan Islam agar kita lebih yakin memeluk agama ini, dan tidak menjual aqidah kita hanya untuk mendapatkan nikmat dunia belaka. Naudzubillahi min dzalik.
1. Lafadz Islam diberikan langsung oleh Allah SWT.
Allah berfirman: "Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam..." (QS. 3 : 19). Hal ini berbeda dengan agama lain yang namanya berdasarkan nama orang, nama tempat, dan nama-nama lainnya yang berhubungan dengan agama itu. Misal Nasrani yang diambil dari nama tempat yaitu Nazareth, Budha berasal dari nama Sidharta Gautama Budha, dan lain sebagainya.
2. Islam menghapus seluruh dosa dan kesalahan bagi orang kafir yang masuk Islam.
Hal ini berdasarkan Firman Allah:
"Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu : "Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi, sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah tenhadap) orang-orang dahulu ." (QS. 8 : 38)
3. Islam menjadi sebab terhindar seseorang dari api neraka.
Rasulullah bersabda, "Tidak akan masuk Neraka barang siapa dalam hatinya ada iman walaupun seberat biji sawi." (HR. Muslim).
4. Islam adalah agama dalil.
Pada waktu jaman Rasulullah SAW masih hidup, setiap permasalahan selalu menunggu dalil atau wahyu dari Allah SWT. Islam bukan agama opini, dalam menafsirkan Al-Quran, kita diharuskan menafsirkan berdasarkan pemahaman para Sahabat yang langsung didapat dari Rasulullah SAW.
Diriwayatkan pula dari Jundab, dia berkata, Rasulullah bersabda, "Siapa saja yang berbicara mengenai Al Qur'an dengan pendapatnya sendiri kemudian benar maka ia tetap dianggap salah" (HR Abu Dawud, HR At Tirmidzi)
Apapun yang disampaikan oleh Rasulullah SAW pasti berdasarkan wahyu, karena Allah berfirman:
"Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya." (QS. 69 : 44-46)
5. Islam menghapus agama samawi yang lainnya.
Allah berfirman:
"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (QS. 3 : 85)
6. Hukum Islam berlaku untuk semua lapisan umat.
Ada kisah wanita yang termasuk kaum berada yang mencuri yang tetap mendapat hukuman potong tangan.
Hadis yang diriwayatkan oleh penyusun hadis termasyhur yaitu Muslim, adalah sebagai berikut:
“Bersumber dari Aisyah isteri Nabi Saw, sesungguhnya orang-orang Quraisy dibingungkan oleh masalah seorang wanita Makhzumiyah yang kedapatan mencuri, sekalipun ia mengingkarinya. Mereka memperbincangkan, siapakah yang berani menyampaikan masalah ini kepada Rasulullah.
Dengan serentak mereka mengusulkan, ‘Tidak ada yang berani melakukan itu kecuali Usamah, orang yang dikasihi Rasulullah.’ Maka dibawalah wanita tersebut menghadap Baginda Rasul.
Mendengar permintaan pengecualian hukuman atas wanita itu, wajah Rasulullah berubah memerah. Beliau bersabda, ‘Jadi kamu ingin memintakan syafa’at terhadap salah satu hukum Allah?’ Usamah bin Zaid menjawab, “Maafkan aku wahai Rasulullah’.
Satu sore Rasulullah berdiri dan berpidato. Setelah memanjatkan puja puji kepada Allah sebagaimana mestinya, beliau kemudian bersabda, ‘Syahdan. Sesungguhnya yang membuat binasa orang-orang sebelum kamu ialah, manakala di antara mereka ada orang mulia yang mencuri, mereka membiarkannya saja. Tetapi jika orang lemah yang mencuri, maka segera dihukum. Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggamanNya, sesungguhnya aku apabila mendapati kenyataan Fatimah puteri Muhammad mencuri, maka akan aku potong tangannya’.Kemudian Rasulullah Saw tetap memerintahkan untuk memotong tangan wanita yang mencuri tersebut.
Yunus, ibnu Syihab, Urwah dan Aisyah berkata, ‘Setelah peristiwa itu wanita tadi lalu bertaubat dengan baik dan menikah. Satu hari dia datang menemuiku untuk minta tolong mengajukan hajat permintaannya kepada Rasulullah, dan aku penuhi permintaannya tersebut.’ “
7. Dalam Islam, orang yang khilaf atau lupa tidak dihukum.
Allah berfirman:
"...Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. 33 : 5)
8. Islam membahas semua urusan / perkara baik duniawi maupun ukhrowi.
Seluruh urusan dibahas oleh Islam secara detail. Bahkan urusan, maaf, buang air kecil pun juga di atur.
Pernah kaum musyrikin berkata kepada Salman Al Farisi radliallahu anhu: “Nabi kalian telah mengajarkan kepada kalian segala sesuatu sampai pun perkara adab buang hajat”. Salman menjawab: “Ya, beliau mengajarkan kami adab buang hajat”. (HR. Muslim no. 262)
9. Islam saja agama yang sempurna
Allah berfirman:
"... Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu..." (QS. 5 : 3)
10. Islam menghendaki kemudahan dan sesuai dengan kemampuan.
Allah berfirman:
"...Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu..." (QS. 2 : 185)
11. Islam untuk semua umat.
Allah berfirman:
"Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam." (QS. 21 : 107)
Hadits shahih Muslim :
Dari Jabir bin Abdullah Al-Anshari radiyallahu’anh, ia berkata: Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam bersabda: “Aku diberi lima perkara yang tidak pernah diberikan kepada seorang nabi sebelumku. Semua nabi sebelumku diutus hanya kepada kaumnya, sedangkan aku diutus kepada semua manusia yang berkulit merah dan hitam. Dihalalkan bagiku harta rampasan perang yang tidak pernah dihalalkan kepada seorang pun sebelumku. Bumi diciptakan untukku dalam keadaan suci menyucikan dan sebagai mesjid. Barang siapa yang menemui waktu salat, maka salatlah di tempat ia berada. Aku diberi kemenangan dengan membuat takut musuh selama jarak perjalanan satu bulan. Dan aku juga diberi syafaat.“
Wallahu' alam bishawab.
Saturday, November 13, 2010
Media Amerika: Pembohong Nomor 1 di Dunia
Iwan Awaluddin Yusuf[1]
Apa yang paling parah dari film Hollywood? Tentu saja kebohongannya tentang Amerika. Dari aksi heroik Rambo yang sendirian mampu menghabisi satu pasukan tempur tanpa lecet, sampai kemenangan naif Amerika di setiap film-film perangnya, termasuk perang Vietnam yang nyata-nyata membuktikan kekalahan telak mereka hampir dalam setiap pertempuran.
Belakangan, tak hanya film yang membuat masyarkat dunia sadar telah dininabobokkan oleh kebohongan Amerika. Media dan jurnalisme di sana -yang ironisnya seringkali menjadi kiblat kebebasan media- (termasuk di Indonesia) tenyata tak lebih sebagai aktor pembohong nomor satu di dunia. Contohnya pada kasus Invasi Irak. Investigasi resmi internasional menyimpulkan, Irak tidak memiliki senjata pemusnah massal. Namun, dengan bantuan media korporat Amerika, Bush membohongi publik agar percaya pada kabar bohong tersebut dengan maksud untuk meraih dukungan dan legalitas atas invasi ke Irak.
Banyak fakta penting lainnya yang tidak pernah diberitakan CNN, Fox News, ABC, CNBC, atau BBC. Lebih parah lagi, berita-berita yang berasal dari media tersebut juga diputar ulang oleh media televisi lokal negara-negara lain, termasuk Indonesia. Sebutlah fakta-fakta berikut ini:
Bagaimana tentang Indonesia? Serangkaian aksi pengeboman di Indonesia tampaknya lebih merupakan kampanye terselubung intelijen Barat dan media untuk memberi kesan bahwa Indonesia adalah negara teroris. Mereka mengobarkan kemarahan kelompok-kelompok muslim lokal dengan menyebarkan fitnah dan membuat istilah-istilah: Islam Garis keras, Islam Radikal, Islam Puritan, dan sebagainya.
Lewat riset pribadi yang mendalam dan meyakinkan, Jerry D. Gray menemukan banyak fakta mengenai media televisi korporat (terutama di Amerika Serikat). Peristiwa-peristiwa dunia yang kerap kita saksikan lewat berita televisi telah dipelintir, dimanipulasi dengan kebohongan, bahkan tipuan. Media korporat Amerika telah mengalami pergeseran dari sarana yang melaporkan berita aktual menjadi mesin propaganda yang setia mendukung presiden dan pemerintah AS, terlepas kebijakan presiden tersebut keliru maupun benar.
Dalam buku ini, Gray misalnya memaparkan kebobrokan media Amerika yang berprestasi menyelamatkan George W. Bush sehingga lepas dari pelanggaran serius atas undang-undang dan hukum internasional. Tidak pernah ada satu pun investigasi serius yang dilakukan untuk menangani perilaku Bush yang tak kenal hukum walaupun sudah banyak bukti yang memberatkannya.
Sebelum invasi ke Irak, pemerintahan Bush mengklaim bahwa Muhammad Atta (terdakwa pimpinan serangan 11 September) bertemu dengan pejabat intelijen Irak di Praha. Pertemuan itu diduga sebagai bukti adanya kaitan antara Saddam dengan Al-Qaeda. Walaupun presiden Ceko menyatakan bahwa klaim tersebut tidak benar, pejabat pemerintahan Bush tetap bersikeras menjadikan pertemuan tersebut sebagai alasan untuk melancarkan perang. Maka terjadilah perang itu.
Dua tahun kemudian, lebih dari 1.700 pasukan sekutu gugur, puluhan ribu luka-luka. Sementara itu, di pihak Irak terjadi kematian hampir 100 jiwa tiap minggunya. Meski tak ada data resmi, diperkirakan puluhan ribu jiwa telah menjadi korban dan media berita tetap bungkam.
Selain tidak memberikan laporan akurat mengenai jumlah korban, media Amerika juga tidak pernah menginformasikan tentang kerusakan alam, properti serta penderitaan rakyat Irak. Mereka hanya mempublikasikan “kejayaan” serdadu Amerika sambil membiarkan nasib penduduk sipil yang terbunuh hampir setiap harinya. Kebanyakan warga Amerika hidup dalam ilusi bahwa perang tidak banyak menimbulkan pertumpahan darah dan kerusakan. Perang di mata media AS adalah perjuangan menegakkan demokrasi. Mereka agak sulit menyadari bahwa senjata penghancur, bom, rudal, dan tomahawk mereka telah merenggut jutaan nyawa manusia. Kondisi yang bahkan sangat jauh dari prinsip HAM dan demokrasi–yang konon dijunjung tinggi negara Amerika .
Lewat fakta-fakta meyakinkan yang disajikan buku ini, pembaca diajak menelusuri betapa hebatnya media Amerika memanipulasi pikiran masyarakat melalui “berita” yang yang mereka sajikan. Buku yang di Indonesia diterbitkan dan diterjemahkan oleh UFUK Press ini sangat layak dibaca oleh siap saja, khususnya pemerhati media. Namun demikian, terdapat beberapa hal yang mengurangi kenyamanan membaca buku ini. Pertama, seperti saya jumpai di beberapa buku UFUK yang lain, spasi dan font yang digunakan terlalu besar dan renggang sehingga mengesankan “asal tebal”. Barangkali strategi ini menjadi cara penerbit memaksimalkan keuntungan. Kedua, buku yang ditulis Gray ini seolah terlalu bersemangat dalam penyajian data-data sehingga sistematika dan elaborasi analisisnya kurang runut dan mendalam. Ketiga, menjadi agak aneh dan terkesan asal comot ketika bagian terakhir buku ini secara utuh memasukkan prinsip 9 elemen jurnalisme dari Kovach dan Rosenstiel sebagai parameter menilai etika media. Ironisnya tanpa menyebutkan sumbernya. Pertanyannnya, apakah ini tambahan dari editor atau versi penulis aslinya? Seharusnya bahasan etika tersebut bisa diintegrasikan lebih smooth.
Media Amerika, Separah Itukah?
Di luar buku Gray, para wartawan maupun akademisi bidang jurnalistik rata-rata berkomentar buruk tentang media massa di Amerika Serikat (AS). ”Pers Amerika sedang menghadapi krisis kepercayaan dari masyarakatnya, ” tutur Tom Baxter, redaktur di The Atlanta Journal-Constitution. Hal serupa juga diungkapkan wartawan dari Associated Press, Chicago Tribune, San Francisco Chronicle, The Sacramento Bee, Chicago Sun-Times, Athens Banner Herald, Sacramento News & Review, dan The Washington Times (Masha, 2006).
Hal itu juga diakui Robert Dietz dari Committe to Protect Journalists. Bahkan ia menyebut jaringan televisi kabel CNN sebagai pabrik berita. Nada paling minor ditujukan ke jaringan televisi Fox milik Rupert Murdoch. Namun mereka mengakui, dari semua ragam media, media cetak paling bisa dipercaya.
Mengapa krisis ini bisa terjadi? Barangkali ungkapan paling lugas dikemukakan Robert W McChesney. Melalui bukunya yang berjudul The Problem of the Media: US Communication Politics in the Twenty-First Century, ia menilai bahwa pers AS memasuki fase the age of hyper commercialism sehingga jurnalisme sedang berada pada situasi krisis yang luar biasa. Berita telah menjadi komoditas dan profesionalisme wartawan berhadapan dengan kontrol perusahaan. Tentu saja hal itu karena perusahaan selalu melihat sisi keuntungan bisnis, sedangkan pers selalu melihat dari sisi kepentingan publik. Padahal, saat ini, 75 persen pendapatan perusahaan diraup dari iklan. Pers memang dalam dilema.
James T Hamilton, dalam bukunya yang berjudul All the News That’s Fit to Sell: How the Market Transforms Information into News (Semua Berita yang Layak Jual: Peran Pasar dalam Mengubah Informasi Menjadi Berita), menegaskan peran bisnis dalam jurnalistik. Judul buku itu sendiri menyindir motto The New York Times, yaitu All the News That’s Fit to Print (Semua Berita yang Layak Cetak).
Hal itu makin menegaskan tekanan kepentingan bisnis dalam pemberitaan. Karena itu Hamilton mengajukan pertanyaan, siapa sebenarnya yang membunuh berita? Melalui riset yang tekun dengan menyajikan isi koran-koran di AS sejak dulu hingga kini, ia menggambarkan perjalanan pers AS yang dari waktu ke waktu memuat berita yang sesuai tuntutan pasar. Pada akhirnya pasar yang membuat agenda setting media massa.
Jadi, masihkah kita percaya dengan media Amerika?
Apa yang paling parah dari film Hollywood? Tentu saja kebohongannya tentang Amerika. Dari aksi heroik Rambo yang sendirian mampu menghabisi satu pasukan tempur tanpa lecet, sampai kemenangan naif Amerika di setiap film-film perangnya, termasuk perang Vietnam yang nyata-nyata membuktikan kekalahan telak mereka hampir dalam setiap pertempuran.Belakangan, tak hanya film yang membuat masyarkat dunia sadar telah dininabobokkan oleh kebohongan Amerika. Media dan jurnalisme di sana -yang ironisnya seringkali menjadi kiblat kebebasan media- (termasuk di Indonesia) tenyata tak lebih sebagai aktor pembohong nomor satu di dunia. Contohnya pada kasus Invasi Irak. Investigasi resmi internasional menyimpulkan, Irak tidak memiliki senjata pemusnah massal. Namun, dengan bantuan media korporat Amerika, Bush membohongi publik agar percaya pada kabar bohong tersebut dengan maksud untuk meraih dukungan dan legalitas atas invasi ke Irak.
Banyak fakta penting lainnya yang tidak pernah diberitakan CNN, Fox News, ABC, CNBC, atau BBC. Lebih parah lagi, berita-berita yang berasal dari media tersebut juga diputar ulang oleh media televisi lokal negara-negara lain, termasuk Indonesia. Sebutlah fakta-fakta berikut ini:
- PNAC (Project for a New American Century) menguasai pemerintah Amerika. Mereka memiliki banyak motif yang membuka pintu bagi terjadinya serangan 9/11.
- Tentara AS tertawa sambil menari-nari mengelilingi tubuh warga sipil Irak yang tewas bersimbah darah.
- AS menahan bocah 11 tahun di penjara Abu Ghraib. Mantan komandan AS mengatakan berdasarkan investigasi umum, terjadi penganiayaan di penjara itu.
- Para polisi Inggris yang beroperasi di Basrah menyiksa setidaknya dua orang warga sipil hingga mati dengan menggunakan bor listrik.
- AS mengambil keuntungan dari merebaknya perdagangan opium di Afghanistan.
- Seorang tahanan di Guantanamo pada bulan April 2003 melaporkan kepada FBI bahwa ia dipaksa berdiri telanjang di hadapan seorang interogator wanita.
- Virus HIV AIDS itu asal mulanya bukan dari simpanse, tapi ciptaan para ilmuwan yang kemudian diselewengkan melalui rekayasa tertentu untuk memusnahkan etnis tertentu.
- Fluorida yang terkandung dalam pasta gigi untuk jangka panjang membahayakan kesehatan. Tapi, selama 50 tahun lebih, pemerintah dan media AS menganjurkan fluorida sebagai sarana yang aman dan efektif untuk mencegah gigi berlubang.
- Senjata pemusnah massal milik AS, seperti tabung uranium, jarang sekali disebutkan media Amerika, tak terkecuali dampak jangka panjangnya.
Bagaimana tentang Indonesia? Serangkaian aksi pengeboman di Indonesia tampaknya lebih merupakan kampanye terselubung intelijen Barat dan media untuk memberi kesan bahwa Indonesia adalah negara teroris. Mereka mengobarkan kemarahan kelompok-kelompok muslim lokal dengan menyebarkan fitnah dan membuat istilah-istilah: Islam Garis keras, Islam Radikal, Islam Puritan, dan sebagainya.
Lewat riset pribadi yang mendalam dan meyakinkan, Jerry D. Gray menemukan banyak fakta mengenai media televisi korporat (terutama di Amerika Serikat). Peristiwa-peristiwa dunia yang kerap kita saksikan lewat berita televisi telah dipelintir, dimanipulasi dengan kebohongan, bahkan tipuan. Media korporat Amerika telah mengalami pergeseran dari sarana yang melaporkan berita aktual menjadi mesin propaganda yang setia mendukung presiden dan pemerintah AS, terlepas kebijakan presiden tersebut keliru maupun benar.
Dalam buku ini, Gray misalnya memaparkan kebobrokan media Amerika yang berprestasi menyelamatkan George W. Bush sehingga lepas dari pelanggaran serius atas undang-undang dan hukum internasional. Tidak pernah ada satu pun investigasi serius yang dilakukan untuk menangani perilaku Bush yang tak kenal hukum walaupun sudah banyak bukti yang memberatkannya.
Sebelum invasi ke Irak, pemerintahan Bush mengklaim bahwa Muhammad Atta (terdakwa pimpinan serangan 11 September) bertemu dengan pejabat intelijen Irak di Praha. Pertemuan itu diduga sebagai bukti adanya kaitan antara Saddam dengan Al-Qaeda. Walaupun presiden Ceko menyatakan bahwa klaim tersebut tidak benar, pejabat pemerintahan Bush tetap bersikeras menjadikan pertemuan tersebut sebagai alasan untuk melancarkan perang. Maka terjadilah perang itu.
Dua tahun kemudian, lebih dari 1.700 pasukan sekutu gugur, puluhan ribu luka-luka. Sementara itu, di pihak Irak terjadi kematian hampir 100 jiwa tiap minggunya. Meski tak ada data resmi, diperkirakan puluhan ribu jiwa telah menjadi korban dan media berita tetap bungkam.
Selain tidak memberikan laporan akurat mengenai jumlah korban, media Amerika juga tidak pernah menginformasikan tentang kerusakan alam, properti serta penderitaan rakyat Irak. Mereka hanya mempublikasikan “kejayaan” serdadu Amerika sambil membiarkan nasib penduduk sipil yang terbunuh hampir setiap harinya. Kebanyakan warga Amerika hidup dalam ilusi bahwa perang tidak banyak menimbulkan pertumpahan darah dan kerusakan. Perang di mata media AS adalah perjuangan menegakkan demokrasi. Mereka agak sulit menyadari bahwa senjata penghancur, bom, rudal, dan tomahawk mereka telah merenggut jutaan nyawa manusia. Kondisi yang bahkan sangat jauh dari prinsip HAM dan demokrasi–yang konon dijunjung tinggi negara Amerika .
Lewat fakta-fakta meyakinkan yang disajikan buku ini, pembaca diajak menelusuri betapa hebatnya media Amerika memanipulasi pikiran masyarakat melalui “berita” yang yang mereka sajikan. Buku yang di Indonesia diterbitkan dan diterjemahkan oleh UFUK Press ini sangat layak dibaca oleh siap saja, khususnya pemerhati media. Namun demikian, terdapat beberapa hal yang mengurangi kenyamanan membaca buku ini. Pertama, seperti saya jumpai di beberapa buku UFUK yang lain, spasi dan font yang digunakan terlalu besar dan renggang sehingga mengesankan “asal tebal”. Barangkali strategi ini menjadi cara penerbit memaksimalkan keuntungan. Kedua, buku yang ditulis Gray ini seolah terlalu bersemangat dalam penyajian data-data sehingga sistematika dan elaborasi analisisnya kurang runut dan mendalam. Ketiga, menjadi agak aneh dan terkesan asal comot ketika bagian terakhir buku ini secara utuh memasukkan prinsip 9 elemen jurnalisme dari Kovach dan Rosenstiel sebagai parameter menilai etika media. Ironisnya tanpa menyebutkan sumbernya. Pertanyannnya, apakah ini tambahan dari editor atau versi penulis aslinya? Seharusnya bahasan etika tersebut bisa diintegrasikan lebih smooth.
Media Amerika, Separah Itukah?
Di luar buku Gray, para wartawan maupun akademisi bidang jurnalistik rata-rata berkomentar buruk tentang media massa di Amerika Serikat (AS). ”Pers Amerika sedang menghadapi krisis kepercayaan dari masyarakatnya, ” tutur Tom Baxter, redaktur di The Atlanta Journal-Constitution. Hal serupa juga diungkapkan wartawan dari Associated Press, Chicago Tribune, San Francisco Chronicle, The Sacramento Bee, Chicago Sun-Times, Athens Banner Herald, Sacramento News & Review, dan The Washington Times (Masha, 2006).
Hal itu juga diakui Robert Dietz dari Committe to Protect Journalists. Bahkan ia menyebut jaringan televisi kabel CNN sebagai pabrik berita. Nada paling minor ditujukan ke jaringan televisi Fox milik Rupert Murdoch. Namun mereka mengakui, dari semua ragam media, media cetak paling bisa dipercaya.
Mengapa krisis ini bisa terjadi? Barangkali ungkapan paling lugas dikemukakan Robert W McChesney. Melalui bukunya yang berjudul The Problem of the Media: US Communication Politics in the Twenty-First Century, ia menilai bahwa pers AS memasuki fase the age of hyper commercialism sehingga jurnalisme sedang berada pada situasi krisis yang luar biasa. Berita telah menjadi komoditas dan profesionalisme wartawan berhadapan dengan kontrol perusahaan. Tentu saja hal itu karena perusahaan selalu melihat sisi keuntungan bisnis, sedangkan pers selalu melihat dari sisi kepentingan publik. Padahal, saat ini, 75 persen pendapatan perusahaan diraup dari iklan. Pers memang dalam dilema.
James T Hamilton, dalam bukunya yang berjudul All the News That’s Fit to Sell: How the Market Transforms Information into News (Semua Berita yang Layak Jual: Peran Pasar dalam Mengubah Informasi Menjadi Berita), menegaskan peran bisnis dalam jurnalistik. Judul buku itu sendiri menyindir motto The New York Times, yaitu All the News That’s Fit to Print (Semua Berita yang Layak Cetak).
Hal itu makin menegaskan tekanan kepentingan bisnis dalam pemberitaan. Karena itu Hamilton mengajukan pertanyaan, siapa sebenarnya yang membunuh berita? Melalui riset yang tekun dengan menyajikan isi koran-koran di AS sejak dulu hingga kini, ia menggambarkan perjalanan pers AS yang dari waktu ke waktu memuat berita yang sesuai tuntutan pasar. Pada akhirnya pasar yang membuat agenda setting media massa.
Jadi, masihkah kita percaya dengan media Amerika?
Monday, November 8, 2010
The Adventure of My Happiness
Hi saudara-saudara ku, salam “SENYUM” dari Abdul Ghofar.. J
Semoga saudara-saudara ku terus berada dalam lindungan Allah SWT… Amin…
Mungkin temen2 smw kaget atw bahkan mengalami shock terapi, saat meliat judul’y..he..he..heee.. maklum lg sok Inggriz…tapi tenang j.. dalam cerita qu nti g akn ad bhs Inggriz’y kecuali kt “COZ”… tapi qu jg mnt mf ni.. coz dalam “KARYA” qu ni, qu pke bhz qu cndri…ke19x J
OK sob… qu mulai j y cerita qu.. tp ni karya mnceritakn kebahagiaan qu sesudah jd anx “MALANG”,,
Wah trnyata qu g slh pilih bwt kul d Malang tepat’y d FE-UB… dsna qu mnemukan temen2 yg bgtz baek m qu… leh qu sebutin y.. tp dr alam’y j.. ykni temen2 klz BA, CIES n BEM FE-UB… ok sob qu cerita in satu2 y d paragraf berikut’y…
Hufth btpa trkejut’y diri qu paz msk klz BA.. coz np,, coz anx2’y pinter2 c,, anx2 PSB smw bro… qu smpe pesimis bs ngimbangin mrk.. tp seiring bergulir’y wktu.. cieeeee ky bola j bergulir..ke19xJ qu mulai bs ngimbangin.. spa dulu Abdul Ghofar ke19xJ.. kenangan yg paling brkesan ntu pas mw ngadep in UAS.. qu m temen2 nginep d rmh’y Pak Dek alias Abdi… mw tw spa j yg nginep??? Yg pzti’y mahasiswa yg “BEDA” m mahasiswa laen… mahasiswa yg pny misi yg jelas d FE UB… mahasiswa yg g ingin ngecewa in ORTU.. mahasiswa yg penuh semangat laksana pasukan yg akn bertarung d medan perang.. wuih keren kn qt2…ke19x J… qt2 hmpir tiap hr nginep n bjr brng bro (paz mw ujian j) yaaa mskipun biz bjr qt maen “POKER”… coz qt mw praktekin teori “PELUANG” ke19x J yg pntng kn qt g maen judi.. bnr kn bro??? oh iya smpe lupa ni qu nyebutin nm anx2’y,, yg pzti’y qu coz yg nulis ni cerita kn diri qu ke19x J trz Alfat sang “KETANG 2009” awz jgn slh nyebut in… ad Arman, Habibie, sang pemilik rmh Abdil aslias Pak Dek, trz yg trakhr adlh anx yg beribu langkah lbh maju dr qt2 ykni Nico.. Nico lah yg mnjd pioner paz bjr brng… dy laksana dosen yg lg bimbing mahasiswa’y.. oh iya yg g nginep cuma Habibie.. ehm,, sprt’y ad yg lupa qu sebutin nm’y,, spa y??? oh iya NAZIB!!! Duh duh mf Zib qu lp sbt in nm diri mu.. J temen2!!! Nazib ntu org yg pling “IMUT” d antara anx2 klz BA.. Ok bro smw’y dah qu sbut in.. qt lnjt k cerita’y.. qt2 smw yg nginep pulang k alam msng2 kira2 jm ½ 6 pg,, biz ntu qt siap2 “PERANG”,, Bro ni j y sklz cerita “PERJUANGAN” anx2 BA yg notabe’y adlh mahasiswa PSB..
Ok qt lnjut k cerita qu brsm anx2 CIES.. lum’y qu mw ngenalin CIES m temen2 swm,, CIES ntu singkt an dr Center for Islamic Economic Studies,, oh iya2 qu dah jnj g akn ad bhs Inggriz d karya qu ni,, tp gmn lg coz kn ntu singkt an dr CIES,, jd paten g leh d gnt2.. CIES ntu slh satu LO atw Lembaga Otonom yg ad d bwh naungan BEM FE-UB,, LO ini brgerak d bidang ekonomi syariah.. ehmmmm.. mw cerita ap y tntg kehidupan qu bersm CIES,, coz trlalu bnyk kengan2 maniz yg qu ukir brsm CIESer,, oh iya bro sbt an bwt anx2 CIES ntu CIESer.. gmn klo qu crta paz acara Muktamar??? Setuju kn??? Ok sip dagh.. pas Muktamar 2010 qu jd anggota divisi acara,, n Kapel’y adl Aji Kusuma.. Muktamar 2010 d ad kn slma dua hri,, ykni tgl 16-17 januari 2010 brt4 d ruang Sidang PPAK Lt. 2.. hufth acara’y seru bgt bro,, smw peserta Muktamar laksana anggota DPR.. d hr pertma qu d PJ in m Alif slku Kodiv acr bwt bc tilawah,, tp brhubung qu lg krng enak bdn,, qu mnt gnt jd bc sari tilawah,, yg td’y dah d PJ in m Andrias,, untung j Andrias mw tuker an PJ.. mksh y Sob.. J oh iya qu mw ksh tepuk tangan ni bwt anx2 div. perlengkapan khusus’y bwt Shodiq,, coz rajin2 swm perlengkapan yg d btuh in bwt Muktamar trpenuhi.. dr palu sidang smpe bendera m tiang’y bro,, huh keren bgt kn anx2 div. perlengkapan.. ok qt lnjt in cerita’y k acr Muktamar 2010.. hr pertm Muktamar adl hr yg pling mnguras tenaga dan pikiran.. coz qt bhas AD/ART dan LPJ pengurus CIES periode 2009.. pokok’y acr hr prtm Muktamar aura’y panas.. saling serang argumen bro.. tp te2p yg pd inti’y smw CIESer ingin mlakukan yg trbaek bwt CIES..slaen ntu qt dah sprti saudara cndri.. tak mngnl asal daerah dan statuz klwrga.. sip kn anx2 CIES.. oya sbgai info d selala acr,, ad pengumuman anx2 yg lo2z seleksi k tahap dua yg nti’y akn d sleksi lg bwt acr TEMILNAS d Medan.. qu ucapin slmt wahai sahabat2 qu.. railah yg trbaek!!! Harumkn nm CIES pd khusus’y dan nm Ekonomi Islam pd umum’y.. ok bro qt lnjut in cerita’y… abiz pengumuman ntu klo g salah ishoma dech.. J nah ini yg paling d tunggu m anx2 yg ng-KOST.. maem gratis bu.. lumayan mnghemat APBK (anggaran pendapatan dan belnja kost) ke19x J biz ishoma d lnjutin dech acr’y..
mf ni bro ky’y q g bs cerita in smw’y dgn pnjng lebar.. pkk’y acr’y seru bgt!!! Dan panitia d apresiasi oleh PH n chairman of CIES ykni mas Agus Arifin,, klo acr Muktamar 2010 ni adl Muktamar trheboh yg pernah d ad in oleh CIESz sjk berdiri’y CIES.. wow keren kn bro panitia’y.. ke19xJ
skrng cerita q brsama BEM FE.. tp q g akn cerita pnjng lbr,, coz qu g tw hrz cerita dr mn.. ke19xJ pkk’y d BEM FE jg qu sng bgt.. ap lg ad cwe yg baek bgt m qu.. dah dy ntu org’y cantix tajil pula dan + td dy ntu baek bgt.. wow dy ntu pkk’y cwe yg plng smpurna yg pernah qun knl.. oya ad + an.. dy j pinter loh.. J tp mf qu g akn nyebutin merk,, coz klo dy tw,, bisa2 dy terbang k angkasa n g akn balik2,, trz qu g bisa ktm m dy lg dech.. qu jd sdh ntr coz qu syg bgt m dy.. J oh iya ad sesuatu yg g qu sngka.. trnyt dy jg suka no 19.. temen2 tw kn arti dr ke 19x??? klo g tw qu jlz in dech.. gini temen2.. ke19x ntu arti’y qu ktw 19x.. knp 19.. coz ntu nomor k sygan qu.. jd jlz kn qu m dy gmn gtz (mw’y ke19x J),, qt sm2 suka no 19.. J temen2 qu jg mnt mf ni m dy,, coz qu prnh bqn dy nangiz n g bisa bo2 semalaman.. qu bnr2 mrz brslh m dy.. tp g mnt mf jg dy akn mf in aqu koch.. coz dy kn anx’y baek bgt J pokok’y dy ntuuuu,, gmn y ngomong’y??? qu g bisa ungkapin dgn kt2 sob.. yg pzti sempurna bgt dech.. temen2 tw.. saat qu byngin diri’y.. hny tersenyum yg bisa dan ingin qu lakuin.. J
ok temen2 smpe d sni sj qu cerita tntg kebahagian qu slma d FE-UB.. ni hny sebagian kcl yg bisa qu cerita in m temen2.. yg pzti saat ni qu sng bgt kuliah d FE-UB,, coz ktmu dgn org2 yg luar biasa.. yg tak akn bs qu temui d luar sna.. dan pzti’y org2 yg qu syg.. org2 yg bisa mbwt qu berubah.. dr Ghofar s’org yg “Dingin” mnjd s’org Ghofar yg penuh senyum dalam hidup’y J… terima kasih smw’y temen2 FE-UB.. dgn begini qu bisa puas dgn hidup qu.. sebelum mata ini tak dpt melihat lg dunia,, hidung ini tak dpt lg mnghirup udara,, seluruh tubuh tak dpt lg d gerak an.. dan jantung tak lg dpt berdenyut.. qu pun akn tersenyum dlm kebekuan qu krn mu.. qu syg n cinta m kalian smw.. sekali lg terima kasih y.. dan terima ya Allah,, Engkau pertemu kn qu dgn mereka smw sebelum malaikat mnjabut nyawa qu..
cukup ntu j y yg bisa qu ungkap in.. semoga qt trz mnjd lbh baek,, dan d permudah dlm mncapai ap yg qt ingin kn,, serta d pertemukan dlm t4 terindah yg Allah jnj kn pd hmb’y yg beriman n bertaqwa.. Amin y rabbal alamin..
sampai jumpa!!!
Friday, November 5, 2010
Mengolah Air yang Tercemar
Saat bencana terjadi, kelangkaan air bersih tentunya menjadi masalah yang perlu diperhatikan. Pada kondisi ini banyak sumber air yang mengalami pencemaran. Lalu bagaimana caranya mengolah air bersih yang terkena pencemaran?
Dua pertiga dari berat tubuh manusia adalah air. Hal ini membuat manusia mampu bertahan hidup tanpa makanan selama tiga minggu, tetapi tidak mungkin hidup tanpa air selama lebih dari tiga hari.
Kondisi air yang dikategorikan aman dan sehat dikonsumsi adalah jernih, tak berwarna, tak berbau, tak berasa, bebas dari penyakit yang mengandung mikroorgansime dan bebas zat kimia berbahaya.
Dengan adanya bencana alam tentunya membuat banyak sumber mata air bersih tercemar, baik karena bahaya biologis (seperti virus, bakteri atau cacing) maupun bahaya kimia (seperti deterjen, pelarut, sianida, logam berat, asam mineral dan organik, senyawa nitrogen, sulfida, amoniak dan senyawa organik beracun biosidal varietas besar).
Bahaya biologis dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti:
Sedangkan bahaya kimia dapat menyebabkan masalah kesehatan sebagai berikut:
Bagaimana memurnikan air yang tercemar?
Dilansir dari Webhealthcentre, Jumat (5/11/2010), pemurnian air yang banyak dilakukan ada tiga tahap, yaitu penyimpanan, filtrasi dan klorinasi. Tapi sepertinya tiga tahap ini belum cukup untuk benar-benar memurnikan air yang tercemar.
Berikut beberapaa cara lain untuk mengurangi bahaya pencemaran air baik secara biologis maupun kimiawi:
1. Penyaringan dan perebusan
Meski tampak bersih, air yang akan diminum harus disaring dan direbus hingga mendidih setidaknya selama 5-10 menit. Hal ini dapat membunuh bakteri, spora, ova, kista dan mensterilkan air. Proses ini juga menghilangkan karbon dioksida dan pengendapan kalsium karbonat.
2. Disinfeksi kimia
Hal ini berguna untuk memurnikan air yang disimpan pada tempat seperti di genangan air, tangki atau air sumur.
3. Bubuk pemutih
Proses ini merupakan diklorinasi kapur. 2,3 gram bubuk pemutih diperlukan untuk mendisinfeksi 1 meter kubik (1.000 liter) air. Tapi air yang sangat tercemar dan keruh tidak bisa dimurnikan dengan metode ini.
Bubuk pemutih merupakan senyawa tidak stabil dengan bau yang menyengat. Ketika senyawa ini terkena udara, cahaya atau kelembaban, maka senyawa ini akan cepat kehilangan kadar klorin, sehingga menjadi tidak efektif.
4. Tablet klorin
Dipasaran, tablet klorin dijual dengan nama tablet halazone. Senyawa ini mungkin cukup mahal tetapi efektif untuk memurnikan air dengan skala kecil.
Tablet klorin 'smarter' telah diperkenalkan baru-baru ini. Tablet klorin ini 15-20 kali lebih kuat dari tablet halogen. Satu pil 0.5 gms, cukup untuk mendisinfeksi 20 liter air.
5. Filter
Ada beberapa jenis filter, antara lain filter keramik 'lilin' dan UV filter.
Bagian utama dari sebuah filter keramik 'lilin' ini adalah lilin yang terbuat dari porselin atau tanah infusorial. Permukaannya dilapisi dengan katalis perak sehingga bakteri yang masuk ke dalam akan dibunuh. Metode ini menghilangkan bakteri yang biasanya ditemukan dalam minum air, tetapi tidak efektif dengan virus yang bisa lolos saringan.
Alat UV filter umumnya terdiri dari prefilter, yaitu filter kotoran fisik. Kartrid karbon menghilangkan air dari kotoran organik yang berwarna, bau, bebas klorin dan lainnya. Sedangkan berkas sinar UV berfungsi untuk menghilangkan bakteri dan virus.
Dua pertiga dari berat tubuh manusia adalah air. Hal ini membuat manusia mampu bertahan hidup tanpa makanan selama tiga minggu, tetapi tidak mungkin hidup tanpa air selama lebih dari tiga hari.
Kondisi air yang dikategorikan aman dan sehat dikonsumsi adalah jernih, tak berwarna, tak berbau, tak berasa, bebas dari penyakit yang mengandung mikroorgansime dan bebas zat kimia berbahaya.
Dengan adanya bencana alam tentunya membuat banyak sumber mata air bersih tercemar, baik karena bahaya biologis (seperti virus, bakteri atau cacing) maupun bahaya kimia (seperti deterjen, pelarut, sianida, logam berat, asam mineral dan organik, senyawa nitrogen, sulfida, amoniak dan senyawa organik beracun biosidal varietas besar).
Bahaya biologis dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti:
- Diare
- Infeksi cacing
- Disentri (baik amuba dan bakteri)
- Kolera
- Masalah lambung
- Penyakit tipus
- Penyakit kuning
Sedangkan bahaya kimia dapat menyebabkan masalah kesehatan sebagai berikut:
- Infeksi kulit
- Gangguan usus
- Gangguan hati, tulang dan sistem peredaran darah, kelahiran anomali
- Anemia, kerusakan sumsum tulang, leukemia
- Kerusakan sistem saraf pusat
- Masalah karsinogenik
Bagaimana memurnikan air yang tercemar?
Dilansir dari Webhealthcentre, Jumat (5/11/2010), pemurnian air yang banyak dilakukan ada tiga tahap, yaitu penyimpanan, filtrasi dan klorinasi. Tapi sepertinya tiga tahap ini belum cukup untuk benar-benar memurnikan air yang tercemar.
Berikut beberapaa cara lain untuk mengurangi bahaya pencemaran air baik secara biologis maupun kimiawi:
1. Penyaringan dan perebusan
Meski tampak bersih, air yang akan diminum harus disaring dan direbus hingga mendidih setidaknya selama 5-10 menit. Hal ini dapat membunuh bakteri, spora, ova, kista dan mensterilkan air. Proses ini juga menghilangkan karbon dioksida dan pengendapan kalsium karbonat.
2. Disinfeksi kimia
Hal ini berguna untuk memurnikan air yang disimpan pada tempat seperti di genangan air, tangki atau air sumur.
3. Bubuk pemutih
Proses ini merupakan diklorinasi kapur. 2,3 gram bubuk pemutih diperlukan untuk mendisinfeksi 1 meter kubik (1.000 liter) air. Tapi air yang sangat tercemar dan keruh tidak bisa dimurnikan dengan metode ini.
Bubuk pemutih merupakan senyawa tidak stabil dengan bau yang menyengat. Ketika senyawa ini terkena udara, cahaya atau kelembaban, maka senyawa ini akan cepat kehilangan kadar klorin, sehingga menjadi tidak efektif.
4. Tablet klorin
Dipasaran, tablet klorin dijual dengan nama tablet halazone. Senyawa ini mungkin cukup mahal tetapi efektif untuk memurnikan air dengan skala kecil.
Tablet klorin 'smarter' telah diperkenalkan baru-baru ini. Tablet klorin ini 15-20 kali lebih kuat dari tablet halogen. Satu pil 0.5 gms, cukup untuk mendisinfeksi 20 liter air.
5. Filter
Ada beberapa jenis filter, antara lain filter keramik 'lilin' dan UV filter.
Bagian utama dari sebuah filter keramik 'lilin' ini adalah lilin yang terbuat dari porselin atau tanah infusorial. Permukaannya dilapisi dengan katalis perak sehingga bakteri yang masuk ke dalam akan dibunuh. Metode ini menghilangkan bakteri yang biasanya ditemukan dalam minum air, tetapi tidak efektif dengan virus yang bisa lolos saringan.
Alat UV filter umumnya terdiri dari prefilter, yaitu filter kotoran fisik. Kartrid karbon menghilangkan air dari kotoran organik yang berwarna, bau, bebas klorin dan lainnya. Sedangkan berkas sinar UV berfungsi untuk menghilangkan bakteri dan virus.
Subscribe to:
Comments (Atom)